| Sinopsis |
|---|
Banyaknya generasi Madura yang merantau ke kota besar untuk melanjutkan pendidikan mereka, baik di tingkat perguruan tinggi maupun ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kehadiran mereka di kota-kota besar membuka peluang untuk memperoleh keterampilan baru, yang kemudian dapat mereka aplikasikan di dunia kerja. Meskipun urbanisasi membuka banyak peluang, tidak semua migran dari Madura berhasil beradaptasi dengan baik di kota-kota besar. Beberapa di antara mereka kesulitan menemukan pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan mereka atau menghadapi diskriminasi sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, meskipun migrasi dapat memberikan harapan baru, seringkali ia juga membawa tantangan bagi para perantau, terutama dalam hal kesejahteraan sosial dan ekonomi. Seni dan budaya Madura berperan dalam menjaga ketahanan budaya. Musik tradisional Madura, seperti Gending Madura, serta seni pertunjukan seperti Ludruk, Kuda Lumping, dan Tari Topeng, masih sering dipertunjukkan dalam berbagai acara budaya dan festival. Seni-seni ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan dan melestarikan nilai-nilai budaya yang telah ada sejak lama. Bahkan, beberapa seni tradisional Madura mulai diadaptasi dan diperkenalkan dalam bentuk yang lebih modern untuk menarik perhatian generasi muda. |
| Detail | |||
|---|---|---|---|
| Penulis | : |
|
|
| ISBN | : | Dalam Pengajuan | |
| Jumlah Halaman | : | vii+117 | |
| Ukuran | : | 14,8cm x 21cm | |
| Harga | : | 0 | |